Jumat, 15 Juli 2016

Wartawan Mingguan Kabur Saat Digerbek Polisi Transaksi Sabu

Agen Poker - Polisi telah menahan E alias Wins (25), warga Jalan Adi Sutjipto, Kecamatan Damai Marpoyan, Pekanbaru, Provinsi Riau, karena diduga mendistribusikan jenis methamphetamine obat untuk anak-anak.

 agen poker


Ketika ia ditangkap, Kamis (14/7) sekitar pukul 16.30 WIB, pembeli yang memiliki seminggu dari daftar wartawan FS (32) berhasil melarikan diri penyergapan yang dipimpin pejabat Polda Riau Kasubdit I ma penyelidikan obat Departemen AKBP Risohondua Hashim. Polisi empat-wheel drive diduga menyita hartanya.

Bandarq Online - Hasyim menjelaskan bahwa penangkapan itu dilakukan berdasarkan informasi yang diterima dari masyarakat, bahwa perdagangan obat lingkungan mereka hancur. Begitu banyak anak-anak belum ingin pergi ke sekolah dan orang tua mereka terhadap pengaruh obat-obatan.

"Dalam lingkungan dari tempat penangkapan, serta pencurian umum, pencurian sepeda motor, ponsel, dan sebagainya," katanya Hashim Direktur merdeka.com Kamis malam.

Agen Domino - Polisi segera melakukan penyelidikan. Dengan bantuan dari orang-orang, E alias Win berhasil ditangkap. "Pelakunya telah tertangkap di tengah transaksi dengan FS, FS memiliki identitas, tetapi wartawan berhasil melarikan diri," kata Hashim.

Meskipun melarikan diri kejaran polisi, tapi mobil di belakang di tempat FS dari Toyota Avanza merek mobil abu-abu, dengan nomor polisi BP 1540 YQ.

Domino Online - Di dalam mobil, menemukan pistol berbentuk korek api, dompet termasuk KTP (kartu identitas) atas nama FS untuk mengatasi Kualu Ap Mo saya Kampar District, sebuah dokumen pendaftaran kendaraan (nomor registrasi kendaraan, red) dua roda, Tekan atas nama kartu FS Media Tropong, dan Uni nasional wartawan dari kartu keanggotaan nilai Reformasi diketahui di Indonesia.

"Sementara itu, dari penelusuran yang dilakukan di rumah E nya alias Win, petugas menyita barang bukti berupa sabu narkoba sebanyak 23 jenis paket, mengelupas atau sedotan, gunting, ringan dari, 2 unit ponsel, dan pipet, "katanya.

Agen Capsa - Sementara itu, aktor mengakui E alias Win bisnis yang beroperasi secara ilegal selama dua bulan. Sebelumnya ia mengaku menjadi pedagang ikan di Pasar Pagi Arengka.

"Sejak berhenti trader, saya hanya menjual barang-barang ini (methamphetamine). Hanya dua bulan, Bang," kata keraguan Win.

Poker Online - Win mengatakan, tidak bubuk murni diambil dari R. inisial namanya Namun, kemenangan tidak tahu alamat R. "Setelah men-download alat (R), lima hari bisa menjadi keuntungan dari Rp 500.000, "kata Win.

Terkait dengan munculnya sejumlah nama, baik wartawan mingguan berdiri FS dan R, Hasyim mengatakan akan melakukan pengembangan, melibatkan partisipasi dari dua nama.

Untuk hidangan dari penyelidikan dan pengembangan lebih lanjut, E alias Win adalah di Ditresnarkoba Polda Riau, Jalan Prambanan, kota Pekanbaru, untuk memeriksa.

"Kami akan memeriksa mobil ditinggalkan di lokasi syuting dimiliki oleh siapa pun," kata Hashim.

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best WordPress Themes